"Ngapain sih ngurus begituan, mahasiswa tugasnya mah belajar aja..."

  • 0

"Ngapain sih ngurus begituan, mahasiswa tugasnya mah belajar aja..."

Kalimat diatas sudah cukup sering saya dengar dengan berbagai redaksi, mereka yang sudah terlalu nyaman dengan dunianya sendiri, bagi saya mereka melupakan satu hal; improvisasi. Mereka lupa bahwa mereka adalah manusia, bukan robot yang diprogram untuk menjalankan aktivitas tertentu saja dan juga bukan manusia yang sedang hidup dalam virtual reality.



Yang luar biasa, 'robot-robot' ini tidak hanya muncul dalam dunia perkuliahan saja. Bagi kamu yang pernah magang, part-time atau bahkan full-time, mengelola usaha, pasti pernah menemukan tipe-tipe 'robot' seperti ini, "ngapain sih bantuin marketing, tugas saya kan accounting".

Omong-omong tentang 'robot' dalam dunia kerja, saya jadi ingat kutipan pak Sam Santoso dalam buku "When I am Getting Older" yang ada dalam gambar posting ini. Dalam dunia kerja, acuh-abai-tak peduli-tak berimprovisasi dan selalu merasa berada dalam zona nyaman adalah sesuatu yang berbahaya. Mungkin kamu sering mengeluh pelayanan di instansi pemerintahan yang kurang asik, ketahuilah bahwa bekerja di instansi pemerintahan adalah zona paling nyaman yang dijamin tidak akan bangkrut kecuali negara bubar.

Bukan bermaksud menyuruh mereka yang nyaman dengan dunia sendiri untuk harus berimprovisasi, karena kita disini menjalankan demokrasi. Setidaknya tak usah mendiskreditkan mereka yang mencoba berimprovisasi.

Bagi saya, improvisasi dalam hidup penting untuk membuktikan bahwa saya masih manusia. Tidak ada ruginya berlatih menjadi manusia dari mulai mahasiswa, karena masa mahasiswa masih fase awal sebelum menuju dunia selanjutnya, dunia kerja.

Maka jangan heran jika nanti kamu temukan orang yang sudah wisuda, tapi selalu berjuang untuk mencari kerja. Juga ada yang sudah wisuda, tapi sudah punya penghasilan entah dari pekerjaan ataupun usaha, karena kuliah bukan ajang cepat-cepatan lulus.

Saya analogikan dengan lulus cepat dan dunia kerja, karena biasanya jika kalimat paling atas dilanjutkan maka bunyinya, "Ngapain sih ngurus begituan, mahasiswa tugasnya mah belajar aja biar cepet lulus terus dapet kerja, sukses bisa bahagiain orang tua".

Cukup sekian, karena kalau disambung lagi nanti jangan-jangan yang keluar, ".... supaya bisa nikah muda".